By.Sintia Delvianti
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabaraakatuh
Hai semuanya , hehe udah lama ya tidak menulis efek lagi sibuk sih, hehe oke yap kali ini saya meluangkan waktu untuk menulis lagi ya. Silahkan dibaca semoga bermanfaat untuk saya maupun kalian yang sedang membaca. Check it out
(Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al Baqoroh:153).
Sabar...
Ya mungkin itulah yang kini bisa saya lakukan. Dari sekian banyak godaan yang datang, dan saya memilih untuk sabar saja . Sekali lagi saya katakan "l'm not perfect person" dan saya pernah membuat pepatah seperti ini :
“Allah Maha Adil. Terkadang kita memiliki kelebihan yang tidak dimiliki semua orang, namun terkadang kita memiliki kekurangan yang tidak dapat kita miliki seperti orang lain. Jangan mengeluh dan bersabarlah. Karena Allah punya rencana terbaik untukmu nanti” .
Terkadang kita punya kelebihan dan terkadang kita punya kekurangan.
That's right, yeah the human nothing perfect person
Sabar, kalimat itu terus yang bisa saya ucapkan dalam hati dan masih bisa bersabar yang sampai saat ini orang-orang masih menanyakan perihal status saya. People say : "Sintia kamu ini kan gini gitu udah gini gitu , masa nggak mau gini gitu.nggak bosen sendiri? (sambil ketawa si penanya nya)" Begitulah celoteh netijen yang sering saya hadapi.dan hanya bersabar lah yang bisa saya andalkan. Terkadang setiap orang punya cerita dan ada alasan tertentu mengapa membuat keputusan seperti itu. Hehe apakah kamu termasuk juga? We same. Waktu SMA, aku orangnya super sibuk sekali dan dikenal banyak orang, dan juga masih mendapatkan perihal dengan pertanyaan yang sama mengenai status juga . Dan disini aku dulunya sekedar suka aja gitu sama seseorang, tapi apalah daya diriku orangnya suka dipendam saja. Dan ketika itu waktu yang menyakitkan sih karena orang yang disuka itu udah ada yang punya (huhu sedih banget nggak sih) but kita tidak boleh terlalu berharap sama manusia ya.
Seiring bertambahnya waktu, step by step saya mulai belajar melupakan hal semacam itu, Saya pelahan bangkit sembari memulai belajar mempelajari ilmu agama agar suatu saat nanti tidak terjebak ke situasi yang sama. Mencari teman yang sama sama belajar agama untuk memotivasi diri supaya sama sama baik seperti mereka. Godaan kerap datang, bahkan saya ketika itu pernah dijauhi teman dengan alasan menolak teman yang bersangkutan. Ketika itu saya masih trauma dan panas nya membuka ruang hati.
Luka pun belum sempurna nya sembuh. Lalu saya curhat di sepertiga malam dengan-Nya "Ya Allah apa yang harus ku lakukan, orang semakin banyak datang kepadaku tapi aku tak ingin mengulangi kejadian hal yang sama.cukup yang lalu saja jangan di ulang kan lagi.sungguh itu menyakitkan" dan selepas itu aku belajar belajar sendiri sembari mengingat disetiap langkah sambil berkata kepada diri sendiri "Tenang sin, Allah always with you. Everywhere, time,dll"
Dan pada akhirnya saat ini saya sedang kuliah, tentu saya masih mendapatkan pertanyaan yang sama juga. Cuma sekarang hanya bisa menjawab santai saja hehe alhamdulillah efek udah besar juga,pikiran matang , lalu udah banyak ilmu-ilmu yang masuk juga yang membuat saya extra hati-hati dan lebih teliti lagi untuk kedepannya. Ketika ditanya orang, dengan santai saya menjawab "Bukannya saya tidak mau seperti itu , kini kita udah dewasa.membuat suatu keputusan dan perkataan lisanpun bukanlah perihal permainan. Saya maunya langsung,langsung saja kalau serius ayo,kalau enggak ya sudah" seketika orang si penanya diam kala itu. Karena kita sadar,kita sudah dewasa.menghabiskan waktu hanya dengan bermain itu percuma,mubazir waktu,kan kasihan.
Masa muda, kini yang seharusnya bisa digunakan untuk hal hal bermanfaat, jangan sampai terbuang karena memikirkan suatu hal yang belum tentu menjadi milik kita. Intinya perbanyaklah sabar, jalani aja dulu insya allah nanti pada akhirnya Allah bakal pertemukan dengan indah kok kalau selagi masih berada di Jalan-Nya. Ya sesungguhnya allah bersama orang orang yang sabar,your never alone. Yang masih sendiri, semangat ya jangan insecure liat keuwu uwuan orang lain.Dibalik keuwuan orang lain belum tentu indah kok. Lah kok belum tentu indah? Iya lah belum halal awokwkwk ehh. Semangat!!! Hehe itu aja sih cerita saya yang mungkin barangkali ada yang termotivasi , dan ada point yang bisa dipetik.
"Belajarlah dari kesalahan, karena dari kesalahan tersebut kita akan mendapatkan pengalaman yang menjadi guru terbaik kita di masa yang akan datang"
- Sintia Delvianti -
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabaraakatuh
